Interpretasi "Bonds Reforged"

Trek "Bonds Reforged" merupakan salah satu BGM dalam Chants of Sennaar (Rundisc and Focus). Melodi ini dikomposisi oleh Thomas Brunet dan rilis pada tahun 2023.

Chants of Sennaar merupakan gim tentang seorang penjelajah yang mempelajari bahasa penduduk setempat dengan mengobservasi percakapan penutur asli dan prasasti yang terukir. Tokoh utama berupaya untuk menghubungkan beberapa kelompok penduduk sehingga mereka dapat saling memahami meski terdapat kendala perbedaan bahasa.

Lagu menjadi pembahasan kali ini tergolong menghayati gim yang dikembangkan karena sama-sama menggunakan bahasa fiktif sesuai Gambar 1.

Gambar 1 Klaim Thomas Brunet tentang lirik yang disusun manasuka

Oleh karena itu, penulis akan mencoba menginterpretasikan lirik pada Gambar 2 (dengan penyesuaian) dengan bahasa salah satu kelompok penduduk yang ada di dalam gim.

Gambar 2 Lirik "Bonds Reforged" versi komponis

...

!!! SPOILER ALERT !!!
!!! PENAFIAN PEMBOCORAN !!!

Konten berikut mengandung analisis bahasa salah satu kelompok penduduk dalam Chants of Sennaar sehingga akan membocorkan jawaban dari teka-teki gim itu sendiri.

...

Berikut adalah tahapan interpretasi yang dilakukan penulis.

  1. Memilih bahasa salah satu penutur;
  2. melakukan transkrip ulang;
  3. memecahkan baris menjadi unsur kata/frasa;
  4. mencacah unsur yang sering muncul;
  5. memurnikan unsur yang hampir mirip;
  6. mencocokkan frasa umum yang ditemukan dalam gim;
  7. melakukan evaluasi ulang guna memeriksa keajekan tata bahasa; lalu
  8. menerjemahkan wacana dengan memperhatikan semantik.

Pemilihan Bahasa

Penulis memilih bahasa Bard karena musik adalah yang paling relevan untuk menyanyikan lagu layar akhir. Banyak baris yang memiliki rima sehingga lebih mungkin tercipta akibat susunan kata bahasa Bard: Objek-Subjek-Predikat.

Transkrip Ulang

Beberapa baris terlewat untuk ditulis berdasarkan Gambar 2, seperti Saé iodemané sebelum interlude. Kondisi alamiah bahasa fiktif membuat tidak ada yang "paling benar" karena transkrip berdasar pelafalan dapat ditulis sesuai interpretasi masing-masing. Contoh: lirik Loè niseï kosé terdengar berulang sebanyak empat kali sepanjang lagu bagi penulis. Namun, lirik dalam Gambar 2 menunjukkan Ohè alih-alih Loè.

Hasil transkrip ulang adalah sebagai berikut.

Loè niseï kosé
Loè niseï kosé
Moe!
Iyé amori tamé
Shitakunoï ...
Shi na!
Noï-séï sou oua
 
Loè-seï noiamé 
Loè niseï kosé
Iyé simahiné
Saé iodemané 
 
Ina vosé limaroum
 
Loè niseï kosé
Loè niseï koa
Iyé simahiné
Saé iodemané
Idragosté
Saé iodemané

Pemecahan Komponen Baris

Baris Loè niseï kosé akan dipecah menjadi beberapa bagian yang masuk akal, seperti loè, niseï, dan kosé. Pecahan ini dapat berubah sewaktu-waktu apabila diketahui terdapat unsur yang terlalu kompleks atau sebaliknya; harus digabung sebab merupakan satu kesatuan. Metode naifnya adalah memecah berdasarkan spasi--catatan masa depan: saya salah besar--lalu dapat dimurnikan lagi pada tahapan berikutnya.

Unsur Serupa

Lihat Gambar 3, kata Noï dan Loè  cukup sering muncul dan posisinya sering berada di dekat si/sei yang menjadi indikasi kandidat kata yang sering muncul juga, notasi jamak. Implikasi dari pluralitas berarti kedua kata tersebut merupakan (pro)nomina yang dapat dihitung. Bisa jadi kata ganti aku/kamu, bisa jadi juga kata milik seperti Bard atau Warrior.
Oh, ya. Unsur Noï pada awalnya memang tidak banyak, tetapi banyak Niseï yang jika -se- merupakan infiks jamak (ingat, bahasa tulis belum tentu persis dengan bahasa lisan), maka kata dasar Niseï bisa jadi Noï. Contoh pemurnian lain adalah amori tamé menjadi amorit amé karena terdapat amé di tempat lain, di posisi sama (final baris), sehingga cenderung menjadi verba berulang.

Gambar 3 Tabel terjemahan per unsur

Frasa Umum

Kelompok Bard memiliki drama teater tentang The Idiot Bard yang kemungkinan jalur lagunya mirip dengan ceritanya yang dimainkan. Peninggalan tertulis seperti You, I sought. Me, you found juga menjadi kandidat frasa umum. Setelah mengulik sekian waktu, ternyata cukup sulit apabila memaksa persis secara verbatim.

Pencerahan penulis perolehi pada saat membayangkan komunikasi Bard terhadap Alchemist, yaitu tentang pencarian seorang saudara. Mereka mencoba terhubung tetapi memiliki perbedaan prinsip karena satu telah merasa puas menemukan kecantikan, sementara saudaranya terus mencari untuk perubahan.

Kisah ini saya padukan dengan perjuangan tokoh utama yang menjadi jembatan antara mereka. Tokoh utama memanjat ke tingkat menara yang lebih tinggi meskipun awalnya disangka bodoh oleh penduduk lokal. Penulis merasa, "Bonds Reforged" mestinya mengandung penghargaan Bard kepada tokoh utama sehingga namanya, meskipun sekadar 'si manusia' walau sebenarnya robot jadi-jadian (tanda [sic] digunakan pada kata human), tertuang di dalam lirik ini.

Evaluasi Sintaksis

Setelah mencoba-coba kemungkinan kata, kamus dalam gim dicocokkan ke dalam unsur yang telah diajukan. Penulis perlu waktu beberapa jam untuk mencari kombinasi sehingga tidak menimbulkan kontradiksi (seperti kata kerja + notasi jamak) serta cukup masuk akal dan koheren. Gambar 4 adalah lirik yang penulis dapatkan dengan turut memperhatikan emosi nada (seperti Idragosté yang terdengar sakral). Bonus Gambar 5 untuk lirik dalam aksara Bard.

Gambar 4 Lirik akhir yang berkorespondensi dengan aksara tulis

Gambar 5 Lirik akhir yang ditulis dalam aksara asli

Terjemah Akhir

Sifat aksara yang logo-grafik dan memiliki makna per elemennya membuat terjemahan dalam bahasa manusia perlu penyesuaian. Berikut adalah interpretasi dalam bahasa Inggris dengan kata dalam tanda kurung bukan merupakan translasi langsung, melainkan dihayati secara lebih terbuka. Bait akhir ditulis dengan referensi waktu lampau untuk menunjukkan kejayaan/kesuksesan telah diraih berkat bantuan tokoh utama.

A brother, the bards seek.
The brother, the bards seek.
Hello! (Can you hear me?)
(Yet) to ascend, (is what) a fool likes.
Not a bard...
...not.
(Remember that) bards, we are.
 
(Any kind of) brothers, a bard will like.
(Desperately only for a) brother, the bards seek.
(Until one time) to ascend, a (foreign) human [sic] goes.
The path, the compass has.
 
Found (the traveler), has the monster?
 
The brother, the bards have sought.
A (united) brother (now), the bards are.
To ascend (in triumph), a human went.
The (true) path, the compass had.
The Beauty!
The (true) path, the compass (has always) had.

Makna bait pertama adalah kisah Bard yang mencari saudara. Mereka sempat memanggil, tetapi tidak ada yang menjawab (dalam gim, Warrior bukanlah saudara mereka). Menaiki menara ke lantai yang lebih tinggi juga bukan pilihan karena itu adalah perbuatan yang hanya dilakukan penduduk bodoh (karena mereka tahu ada monster yang menanti di galeri).

Makna bait kedua adalah repetisi dari keinginan pada bait sebelumnya, mereka mencari dengan kesulitan antara banyak jenis saudara, padahal satu hubungan saja sudah lebih dari cukup. Namun, keputusasaan ini memiliki solusi yaitu ketika ada sesosok orang (tokoh utama) pergi ke tingkat menara yang lebih tinggi. Dia naik dengan berbekal kompas yang memiliki petunjuk arah.

Makna bait ketiga, yang hanya satu baris, melambangkan rasa khawatir karena mereka tahu ada monster yang bisa jadi menemukan dan menyerang orang tersebut. Emosi ini bukanlah simbol putus harapan kepada orang itu, melainkan lebih condong ke pesimis karena masih terdapat ruang untuk bertanya-tanya, "manakala orang itu benar?"

Makna bait keempat adalah Bard berhasil menemukan saudara (Alchemist). Dengan demikian, para Bard kembali menjadi satu kesatuan dalam persaudaraan antara mereka. Terdapat pula penegasan ulang di masa lampau tentang sesosok orang yang berani naik ke atas berbekal sebuah kompas, dan ternyata petunjuk arah tersebut menuju ke jalur yang tepat. Jalur yang sangat indah--nilai indah mengacu kepada nilai teladan bagi Bard yaitu Beauty yang sebenarnya bisa diartikan sebagai Transform barangkali mereka telah bersatu dan turut memahami nilai teladan para Alchemist. Baris terakhir menjelaskan bahwa kompas atau petunjuk arah sebenarnya sudah selalu ada (mengutip drama teater The Idiot Bard tetapi memang mereka saja yang menolak untuk mencari tahu).

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Pestbacterie 1920: Kisah Pengembangan Gim